• Kontak Kami
  • Hotline : 085-777-555-290
  • SMS : 085-777-555-290
  • BBM : D634A6A4

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Tahapan Mengajarkan Anak Memanah

Tahapan Mengajarkan Anak Memanah

Diposting pada 19 February 2017 oleh Panah Anak
Tahapan Mengajarkan Anak Memanah

Tahapan Mengajarkan Anak Memanah

Meningkatkan konsentrasi, adalah sedikit dari segudang manfaat dari memanah. Jadi, tidak heran bila banyak orang tua mulai melirik panahan sebagai metode efektif mendidik anak. Lalu, apakah Anda tertarik mengajar anak memanah? Simak tahapan mengajarkan anak memanah berikut ini ya.

Ajak Anak Mengenali Panahan

Tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah mengajaknya mengenali olahraga panahan. Ajaklah si kecil mengunjungi arena panahan untuk anak-anak. Biarkan dia melihat kegiatan memanah. Jangan lupa berikan penjelasan mengenai memanah dengan bahasa yang sederhana.

Mencoba Perlengkapan Memanah

Biarkan si kecil mencoba semua perlengkapan panahan standar untuk anak-anak. Jika sebelumnya dia telah melihat kegiatan panahan, maka kini biarkan dia mencobanya sendiri.
Jangan terlalu kaku. Biarkan dia bermain-main dan merasa nyaman dengan perlengkapan memanahnya. Ingat, pastikan Anda dan pelatih tetap mengawasi, ya.

Melatih Postur Memanah

Nah, pada tahap ini Anda sudah mulai bisa mengajar anak memanah dengan teknik standar. Teknik ini akan menghindarkan kemungkinan terjadinya cedera otot tubuh anak.

Teknik-teknik yang harus diketahui oleh para pemula adalah:
1. Sikap Berdiri

Teknik ini berkaitan dengan posisi kaki saat berdiri. Ada 2 sikap yang biasanya digunakan oleh pemanah yakni; sejajar (square stance) dan terbuka (open stance).

Tahapan Mengajarkan Anak Memanah cara Pasang Nock

Mengajarkan Anak Memanah cara memasang nock

2. Cara Memasang Ekor Panah (Nocking)
Posisi panah harus terpasang secara tepat. Pastikan panah dipasang dengan posisi lurus tersandar pada busur.

3. Cara Mengangkat Lengan Busur (Extend)
Teknik ini berkaitan dengan posisi lengan saat mengangat busur. Bukan cuma itu, posisi jari-jari juga harus diperhatikan di sini.

4. Teknik Menarik Tali Busur (Drawing)
Anak harus menarik tali busur menggunakan kombinasi kekuatan jari, punggung telapak tangan, serta lengan bagian bawah.

5. Cara Menjangkarkan Lengan Penarik (Anchoring)
Cara ini berkaitan dengan posisi tangan penarik. Ada 2 tipe penjangkaran yang lazim dilakukan yakni; penjangkaran di samping dan penjangkaran di tengah.

6. Teknik Menahan Sikap (Tighten)
Tighten dilakukan persis ketika anak panah telah terpasang dan tali busur sudah ditarik.

7. Cara Membidik (Aiming)
Kuncinya adalah tubuh yang rileks, tapi tetap fokus terhadap sasaran.

8. Cara Melepaskan Panah (Release)
Gerakan tangan yang melepaskan tali busur ini dibedakan menjadi 2 yakni; active release dan dead release.

9. Teknik Menahan Sikap Setelah Melepaskan Panah (After Hold)
Ketika anak panah telah meluncur ke arah sasaran, maka ada posisi yang perlu dipertahankan oleh pemanah. Posisi ini mengharuskan anak menahan sikap 2 detik setelah melepaskan panah.

Mengajar anak memanah memang membutuhkan ketekunan. Namun, hasilnya jelas sebanding. Selain ikatan orang tua dan anak akan menjadi lebih erat, si kecil pun jadi lebih bugar dan percaya diri.

Untuk anda yang memerlukan perlengkapan memanah bagi si kecil, bisa dilihat disini (klik) busur panah anak .

Bagikan informasi tentang Tahapan Mengajarkan Anak Memanah kepada teman atau kerabat Anda.

Tahapan Mengajarkan Anak Memanah | Panah Anak

Belum ada komentar untuk Tahapan Mengajarkan Anak Memanah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR